Sustainability: West Bali Stories



Views:19|Rating:5.00|View Time:21:11Minutes|Likes:3|Dislikes:0
Di Jembrana, Bali Barat, IDEP berupaya mengembangkan cara hidup masyarakat yang berkelanjutan melalui program Kedaulatan Benih dan Energi Berkelanjutan. Melalui program ini, masyarakat yang umumnya merupakan petani diberdayakan secara komprehensif melalui melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan permakultur sebagai sistem pertanian berkelanjutan, peningkatan pendapatan yang adil untuk petani melalui produksi benih lokal-organik (sistem polinasi terbuka) dan pemeliharaan ternak (sapi) yang multiguna. Selain itu, untuk kebutuhan energi yang berkelanjutan, masyarakat juga dilatih dan didampingi untuk membangun reaktor biogas berbahan kotoran sapi yang mampu menyediakan energi panas untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Tidak hanya itu, mereka juga dilatih untuk memanfaatkan sisa endapan yang dibuang reaktor sebagai kompos slurry untuk menyuburkan tanah dan kebun benih mereka.

Selain Jembrana, dalam kurun waktu 2013-2017, program yang didukung Boeing Company ini juga dikembangkan di beberapa kabupaten seperti Buleleng (Bali Utara), Karangasem (Bali Timur), Bangli dan Gianyar (Bali Tengah). Hingga tahun 2017, 180 reaktor biogas telah dibangun untuk memenuhi kebutuhan energi berkelanjutan bagi keluarga-keluarga di sejumlah wilayah itu. Selain itu, ada 40 petani yang berhasil menjadikan pengelolaan benih sebagai salah satu mata pencaharian keluarga.

_______

In Jembrana, West Bali, IDEP develops a sustainable way of life for the local community through the Seed Saving and Sustainable Energy program. Through this program, IDEP empowers farmers with training and permaculture mentoring, which is key to sustainable farming and improving income through local-organic (open pollinated) seed products, and also rearing livestock. In addition, to develop a sustainable energy supply, IDEP trained and assisted farmers to build biogas reactors powered by cow manure. This produces heat, which converts to energy for cooking. Moreover, IDEP has trained them to utilize residue from biogas reactors as slurry compost to fertilize their gardens.

Other than Jembrana, during 2013-2017 the program that is supported by the Boeing Company was also developed in several districts such as Buleleng (North Bali), Karangasem (East Bali), Bangli and Gianyar (Central Bali). Up to 2017, 180 biogas reactors have been built to meet sustainable energy needs for families in those areas. Meanwhile, there were 40 farmers who succeeded in managing seed saving as one of their livelihoods.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *